GOTONG ROYONG DI KEBUN KLASIS MALILI-NUHA
RAPAT KLASIS MALILI-NUHA 2015
Kenaikan Target setotan ke Sinode sebesar 5% sesuai Hasil SSI-GKST Oktober 2014 yang lalu ternyata mendapat Respon Positif dari semua peserta Rapat Klasis. Rapat Klasis kali ini didampingi oleh Anggota Majelis Sinode GKST, Pdt. Desmon Kantjai, STh.
Seusai Pleno pembahasan Program dan Anggaran Klasis 2015, seluruh peserta Rapat Klasis melakukan Refreshing ke kebun Sawit Jemaat Maranatha Kawata. Refreshing dan kembali ke alam (kebun-kebun Jemaat) model ini merupakan salah satu agenda Rapat Klasis Malili-Nuha setiap tahunnya. Pada acara Refreshing bersama ini sekaligus dilaksanakan Panen Perdana Sawit di kebun milik Jemaat Maranatha Kawata. Panen perdana dilakukan oleh Majelis Sinode GKST, Pdt. Desmon Kantjai, STh dan Ketua Majelis Klasis Malili-Nuha. Panen-panen Perdana seperti ini dilaksanakan dalam rangka memberikan spirit dan penguatan kepada Jemaat-jemaat bahwa semua upaya pemberdayaan Ekonomi yang dilakukan baik di Jemaat-jemaat maupun di Klasis benar-benar di monitoring, didampingi dan diarahkan oleh Majelis Klasis sejak persiapan, pengadaan lahan, pembongkaran lahan, penanaman, pemeliharaan sampai pada masa panen berlangsung. upaya ini juga dilakukan untuk menumbuhkan kepercayaan Jemaat-jemaat bahwa program-program pemberdayaan ekonomi yang bercorak ekonomi Allah ini benar-benar direncanakan serta dilaksanakan secara serius oleh Majelis Klasis baik dilingkungan Jemaat-jemaat maupun di Klasis sendiri. Upaya-upaya seperti ini sangat penting dan harus dilakukan mengingat bahwa sebagian besar Jemaat-jemaat di wilayah Klasis Malili-Nuha adalah Jemaat-jemaat kecil secara kwantitas yaitu antara 8,9,15, 25, 30-105 KK saja. Jumlah ini sangat mempengaruhi Income Jemaat terutama dari pendapatan yang bersifat konvensional (Persembahan-persembahan). Oleh karena itu usaha-usaha strategis di jemaat-jemaat harus dilakukan untuk mencukupkan biaya-biaya Rutin yang dibutuhkan oleh Jemaat termasuk tanggung jawab ke Sinode dan juga ke Klasis.
Tombakan pertama panen perdana Sawit ini dilakukan oleh Majelis Sinode GKST dan selanjutnya diikuti oleh Ketua Majelis Klasis Malili-Nuha. Ritual Panen Perdana dilakukan dengan mengucapkan formulasi Allah Trinitas : Dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Kebun Jemaat Maranatha Kawata seluas 3,5 Ha diharapkan akan memberikan income yang baik pada masa-masa mendatang untuk hormat dan kemuliaan bagi nama Tuhan yang empunya pekerjaan Gereja.
Atas keberhasilan ini, Majelis Klasis Malili-Nuha mengucapkan terima kasih kepada Majelis Jemaat, Pendeta dan seluruh warga Jemaat Maranatha Kawata yang secara serius dan optimal telah mendukung Program-program Pemberdayaan ekonomi Jemaat. Setiap usaha, sekecil apapun usaha itu, jika dilakukan dengan berlandaskan Iman Pengharapan dan Kasih kepada Tuhan, maka Tuhan akan berkenan membuatnya menjadi berhasil. Selamat dan sukses Untuk Jemaat Maranatha Kawata. Tuhan Yesus memberkati.....
MONITORING KEBUN JEMAAT TIBERIAS MATIMPI
.jpg)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar